Ketua LSM GMBI Lebak “King Naga” Kecam Keras Pemkab Lebak Soal Sampah di Terminal Ciboleger
LEBAK, MCNNUSANTARA.COM – Persoalan tumpukan sampah di Terminal Ciboleger, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, terus menuai sorotan tajam. Kali ini, Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, angkat bicara dan mengecam keras Pemerintah Kabupaten Lebak yang dinilai lalai dalam menangani persoalan tersebut
kamis (02/04/2026)
Menurut King Naga, kondisi sampah yang menggunung di salah satu pintu masuk wisata Baduy itu mencerminkan buruknya kinerja pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pariwisata.
“Kami mengecam keras Pemkab Lebak yang seolah tutup mata. Ini bukan persoalan sepele, ini menyangkut kebersihan lingkungan dan citra daerah wisata,” tegas King Naga.
Ia menilai, keberadaan fasilitas seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) serta bak sampah yang ada di lokasi tidak dimaksimalkan. Bahkan, kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan minimnya keseriusan dalam pengelolaan sampah.
Lebih lanjut, King Naga mendesak agar pemerintah segera menurunkan petugas khusus untuk menangani sampah di kawasan Terminal Ciboleger. Ia menyarankan minimal dua petugas ditempatkan secara aktif setiap hari guna memastikan sampah tidak menumpuk kembali.
“Kalau perlu tempatkan petugas tetap di sini. Jangan sampai kawasan wisata yang seharusnya menjadi kebanggaan malah jadi sorotan negatif,” tambahnya.
Pihaknya juga mengingatkan bahwa Terminal Ciboleger merupakan akses utama menuju kawasan wisata Baduy yang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh karena itu, kebersihan dan penataan lingkungan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
LSM GMBI Distrik Lebak menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata dari Pemkab Lebak dalam menangani permasalahan sampah tersebut.
HKZ
