Kenerja UPTD PJJ Wilayah Tangerang Dipertanyakan: LSM KCBI Akan Kawal Anggaran Pemeliharaan
Tangerang, MCN Nusantara – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan Jembatan (PJJ) Dinas PUPR Provinsi Banten merupakan garda terdepan pemeliharaan jalan dan jembatan, prioritas utama. diduga hanya buang-buang anggaran saja dan mendapat sorotan dari LSM KCBI.
Tugas UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan dengan melakukan kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Selain pemeliharaan rutin, juga upaya mempertahankan kondisi jalan dengan melakukan pengawasan.
Tidak tanggung-tanggung, dalam hal ini pemerintah khususnya Provinsi Banten mengucurkan dana miliaran rupiah setiap tahun. Kepada UPTD PJJ Tangerang yang berkantor di daerah Cipondoh Kota Tangerang meliputi wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.
Yang jadi sorotan dan dipertanyakan, pada tahun sekarang (2024) UPTD PJJ Tangerang mengagarkan untuk Pemeliharaan Jalan melalui e-Purchasing pembelian barang/jasa melalui sistem e-Katalog dengan anggaran Rp. 31.350.000.000 (Tiga Puluh Satu Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Juta ), Biaya Penunjang Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan Melalui Swakelola Rp. 1.954.909.078 (Satu Miliar Sembilan Ratus Lima Puluh Empat Juta Sembilan Ratus Ribu)., Biaya Penunjang Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jembatan melalui Swakelola Rp. 304.594.758 (Tiga Ratus Empat Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu), dan Belanja Tenaga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum. melalui Swakelola dengan anggaran Rp. 1.037.400.000 (Satu Miliyar Tiga Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Ribu).
“UPTD PJJ Tangerang kurangnya terbukaan informasi puplik berapa minggu yang lalu pekerjaan pemeliharaan di jalan KH. Hasyim Ashari tidak ada papan anggaran nama PT/CV nama penyedia jasa dan juga besaran anggaran yang di habiskan tentunya ini jadi pertanyaan,” ujar Irwandi Gultom Wakil ketua Umum LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia.
Jalan KH. Hasyim Ashari, lanjut Irwandi Gultom, kalo kita lihat sepanjang jalan tesebut masih bagus.
“ini udah jelas buang buang anggaran seharusnya untuk perawatan yang seharusnya saja, masih banyak jalan Provinsi Banten yang harus diperhatikan seperti jalan yang ada di daerah kabupaten Tangerang,” tutur Irwandi.
Ia menambahkan dari rincian besarnya anggaran Pemeliharaan Jalan melalui e-Purchasing kita akan kawal mulai dari jalan strategis wilayah Tangerang 1. Pagu Rp. 6.865.000.000, jalan strategis wilayah Tangerang 2. Pagu Rp. 5.021.798.600, jalan strategis Wilayah Tangerang 3. Pagu Rp. 6.275.441.600, jalan wilayah Kabupaten Tangerang 1. Pagu Rp. 4.925.195.000, jalan wilayah Kabupaten Tangerang 2. Pagu Rp. 5.075.652.500, jalan Jombang Raya Pagu Rp. 974.963.300, dan jalan Serpong Raya Pagu Rp. 1.211.949.000.
“nantinya akan kita kawal ini semua agar mendapatkan temuan-temuan yang akurat untuk dijadikan bahan pelaporan ke Aparat Penegak Hukum (APH) ,” tambah Irwandi Gultom.
Sementara Hamdan sebagai penanggung jawab yang di konfirmasi oleh MCNNusantara.com melalui pesan WhatsApp (14/8/24) tidak mau merespon hingga berita ini diterbitkan.
>red
